Filosofi Randang dalam Kehidupan Masyarakat Kota Payakumbuh

Authors

  • Hadiati Hadiati Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga Kota Payakumbu Sumatera Barat
  • Ritman Hendra Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Komplek Ngalau Indah

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan randang dengan segala filosofi yang ada di dalamnya. Randag tidak hanya sebagai sebuah masakan yang di masak selama tiga jam dengan berbagai rempah-rempah yang ada di  dalamnya. Tapi memiliki begitu banyak filosofi yang terkandung di dalamnya. Di antara filosofinya adalah ulet, tekun, tangguh, pantang menyerah, dan sungguh-sungguh. Kota Payakumbuh salah satu central Rendang di Minangkabau, yang sudah memiliki kampong Randang, Industri Randang dan School of Randang. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melihat kepada fenomenologi yang terjadi di lapangan. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang dihimpun dari berbagai sumber, selanjutnya di deskripsikan melalui trianggulasi data, agar mendapatkan data dan dokumen secara valid. Bahwa filosofi yang terdapat dalam kata randang dan rendang mampu menjaga keutuhan dan melestarikan warisan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat Minangkabau khususnya Kota Payakumbuh

Downloads

Published

2026-01-30