EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENCEGAH INFEKSI KECACINGAN PADA ANAK DI MUARA FAJAR PEKANBARU

Authors

  • Berliana N.R.S. Aritonang Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Mega Repsi Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Agnes Khatrin Yovanka Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Aisyara Yuliandari Diploma Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v3i2.557

Abstract

Infeksi cacing merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum ditemukan di dunia terutama di Indonesia. Infeksi cacing disebabkan oleh nematoda usus golongan Soil Transmited Helminth (STH) dan non Soil Transmited Helminth (non STH). Infeksi cacing lebih banyak menyerang anak-anak daripada orang dewasa. Personal hygiene, lingkungan yang kotor, kebiasaan bermain tanpa menggunakan alas kaki, mengkonsumsi makanan yang terinfeksi telur cacing merupakan faktor tingginya angka infeksi cacing pada anak. Muara fajar merupakan salah satu kecamatan di Pekanbaru yang memiliki lingkungan yang tidak sehat karena terdapat TPA pada daerah tersebut. Keberadaan TPA akan menyebabkan berbagai vector penyakit berkembang salah satunya cacing. Pengabdian ini dilakukan untuk memberi edukasi kepada masyarakat untuk mencegah infeksi cacing pada anak di daerah Muara Fajar Pekanbaru. Pengabdian dimulai dari tahap survey lokasi, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan, orang tua dan anak-anak di lokasi pengabdian sangat antusias dengan kegiatan ini. Masyarakat mendapat pengetahuan terkait infeksi cacing dan pencegahannya.

 

Kata Kunci: anak-anak, infeksi cacing, upaya pencegahan

Author Biographies

Berliana N.R.S. Aritonang, Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia

Kesehatan

Mega Repsi, Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia

Kesehatan

Agnes Khatrin Yovanka, Diploma Analis Kesehatan, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia

Kesehatan

Aisyara Yuliandari, Diploma Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Kesehatan John Paul II, Pekanbaru, Riau, Indonesia

Kesehatan

References

Chadijah, S., Sumolang, P.P.F., Veridiana, N.N. (2014). Hubungan Pengetahuan, perilaku, dan sanitasi

lingkungan dengan angka kecacingan pada anak sekolah dasar di Kota Palu. Media Litbangkes

(1) :50-56.

Desiyanti, titis C., Hardjanti, A., Mahardhika, Z.P., Rachmawati, P., Rahman, R.F., Farellina, Y.I. and Wahyudi, Y., 2018. Prevalence And Levels Of Soil Transmitted Helminths (STH) Infection Associated With Gender And Age In Cakung Public Elementary School On District Binuang Serang Banten Area. Advances in Health Sciences Research, 5(January), pp.27–32.

Hartati, R., Imbiri, M.J., Kawaitou, L. 2021. Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Infeksi Kecacingan Anak Sekolah Dasar Di Kampung Tablasupa Distrik Depapre Kabupaten Jayapura. Jurnal Abdikemas 3 (2): 150-156.

Jourdan, P.M., Lamberton, P.H.L., Fenwick, A. and Addiss, D.G., 2018. Soil-Transmitted Helminth Infections. The Lancet, 391(10117), pp.252–265.

Putra, D.A., 2019. Identifikasi Telur Cacing Soil Transmited Helminth (STH) Pada Sayur Brokoli, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika.

Putri, D.J., Lesmana, S.D. and Restuastuti, T., 2017. Prevalensi Telur Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura Pada Kotoran Kuku Tangan Murid Kelas I, II, dan III SD Negeri 013 Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Serta Gambaran Faktor Risiko. Jurnal Ilmu Kedokteran, 4(2), p.108.

Saskyarasmi, S.P., Sari, O.P., Munfiah, S. 2021. Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi dengan Infeksi Soil Transmitted Helminths pada Anak Usia Sekolah Dasar disekitar TPA. JPTI 1(1):17-25.

Downloads

Additional Files

Published

2022-12-27

Issue

Section

Articles