Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Pupuk Organik Cair, Padat dan Eco Enzyme

Authors

  • Eko Sumartono Program Study Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu
  • Mujiono Mujiono Program Study Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu
  • Hesti Nur' aini Program Study Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu
  • Adwini Prasetya Program Study Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu
  • Ana Nurmalia Program Study Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Dehasen Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v2i2.452

Abstract

Desa Belitar Seberang merupakan salah satu desa yang didominasi oleh sektor pertanian serta pariwisata alam. Ketergantungan petani terhadap pupuk berbahan dasar kimia masih sangat tinggi. Hal ini akan menjadi ancaman bagi keberlanjutan pertanian di desa tersebut. Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari UNIVED Bengkulu mencoba melakukan upaya sinergi dan merumuskan solusi berupa pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), Padat dan eco-enzyme. Rumusan tersebut didukung pula oleh ketersediaan limbah organik (sayur dan buah) dari lahan pertanian dan limbah rumah tangga yang belum dimanfaatkan. Metode yang digunakan dalam pengabdian kali ini adalah demonstrasi, yakni praktik langsung bersama perwakilan petani, Bank Sampah Belirang, BUM Desa dan pemerintahan desa. POC dan eco enzyme dibuat dengan langkah mudah dan sederhana. Aplikasi daripada kedua produk tersebut lebih ditekankan pada lahan pertanian atau tanaman warga. Eco-enzyme juga direkomendasikan sebagai disinfectan dan hand sanitizer warga sekitar untuk meminimalisir tumbuh-kembangnya membran Corona Virus. Dosis yang digunakan untuk aplikasi dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan. Produk disarankan tidak digunakan untuk balita dan didekatkan dengan barang elektronik beradiasi seperti; WiFi, Handphone, Kulkas, Mesin Cuci dan jauhkan dari api, sebagainya.

 

Kata Kunci: Limbah Organik; Pupuk Organik Cair; Pupuk Organic Padat, Komposter; Eco-enzyme

 

References

Dipertan Pangan. 2021. Dasyatnya Manfaat Eco-enzyme Untuk Pertanian. Swadaya: Diakses pada 04 Desember 2021. URL: https://dinpertanpangan.demakkab.go.id/?p=3325

Eco Enzyme Nusantara. 2020. Modul Belajar Pembuatan Eco-Enzyme 2020. Hal. 1 - 62

Kerkar, S. S dan Salvi, S. S. 2020. Application of Eco-Enzyme for Domestic Waste Water Treatment. International Journal for Research in Engineering Application and Management, 5(11): 114-116

Macherey-Nagel. (n.d). pH Test Strips, pH”‘Fix 0–14, Fixed Indicator. Macherey-Nagel: Diakses pada 05 Desember 2021. URL: https://www.mn-net.com/ph-test-strips-ph-fix-0-14-fixed-indicator-92110

Prabowo, S., et al. 2017. Estimasi Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan dari Pembakaran Sampah di Jawa Tengah. Proceeding Biology Education Conference, 14 (1): 187 – 194.

Tang, F.E. and Tong, C.W. 2011. A study of the garbage enzyme's effects in domestik wastewater. World Academy of Science, Engineering and Technology, 60: 1143-1148.

Tayar Yusuf dkk, Metodologi Pengajaran Agama dan Bahasa Arab, Jakarta: Raja Grafindo, 2000), hlm. 45.

Verma, D., Singh, A.N., Skhula, A.N. 2019. Use of Garbage Enzyme for Treatment of Waste Water. International Journal of Scientific Research and Review, 7(7): 201-205.

Widowati, H. 2019. Komposisi Sampah di Indonesia Didominasi Sampah Organik. Diakses pada 04 Desember 2021. URL: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/11/01/komposisi-sampah-di-indonesia-didominasi-sampah-organik

Published

2022-01-21

Issue

Section

Articles