Pengabdian Masyarakat Sosialisasi Formulasi Sabun Padat Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmfolia (L).(Merr) dan Minyak Sereh (Cymbopogon Citratus) Sebagai Antiseptik Di Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v6i1.1763Abstract
Sabun padat yang mengandung ekstrak bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) dan minyak serai (Cymbopogon citratus) adalah produk kebersihan yang memanfaatkan bahan alami. Bawang Dayak dan minyak serai berfungsi sebagai agen antiseptik alami yang efektif untuk membersihkan kulit dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Sabun padat ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk menjaga kebersihan kulit serta mencegah infeksi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi sabun padat yang memiliki sifat antiseptik dari ekstrak bawang Dayak dan minyak serai. Ekstrak bawang Dayak dipilih karena kandungan senyawa seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin yang memiliki aktivitas antimikroba, sedangkan minyak serai dikenal dengan komponen sitralnya yang bersifat antibakteri dan antijamur. Proses pembuatan sabun dilakukan melalui metode saponifikasi dingin dengan penambahan ekstrak bawang Dayak dan minyak serai pada konsentrasi tertentu. Dalam pengujian ini, sabun padat yang mengandung ekstrak bawang Dayak dan minyak serai diuji secara organoleptik, stabilitas pH, dan aktivitas antiseptik terhadap beberapa jenis bakteri patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun padat yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik dan menunjukkan potensi sebagai antiseptik. Diharapkan produk ini dapat diterima oleh masyarakat sebagai solusi alami untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.
References
Gunawan, A. (2020). Kimia Sabun dan Deterjen. Jakarta: Pustaka Sains.
lock, S. S. (2001). Disinfeksi, Sterilisasi, dan Pengawetan. Lippincott Williams & Wilkins.
Chee, S. L., & Lee, Y. K. (2007). Komposisi Kimia dan Aktivitas Biologi Minyak Esensial Sereh (Cymbopogon citratus). Journal of Essential Oil Research, 19(5), 416-420.
Hammer, K. A., Carson, C. F., & Riley, T. V. (1999). Aktivitas antimikroba minyak atsiri dan ekstrak tumbuhan lainnya. Journal of Applied Microbiology, 86(6), 985-990.
Kusumaningrum, N., Purwantiningsih, H., & Suryani, A. (2018). Formulasi dan Uji Stabilitas Sabun Padat Transparan dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.). Jurnal Farmasi Indonesia, 9(2), 101-109.
Layra, L., Fitriani, A., & Sumarmin, R. (2019). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Higea, 11(1), 1-8.
Lestari, W., Safitri, F., & Wati, E. R. (2019). Uji Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) terhadap Candida albicans. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, 16(1), 1-6.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Pratiwi, S. T. (2012). Mikrobiologi Farmasi. Erlangga.
Putri, A. S., Setyaningsih, D., & Ningsih, R. (2017). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.). Jurnal Farmasi Udayana, 6(1), 1-7.
Rohmah, A. N., Setyaningrum, E. P., & Putri, A. S. (2019). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas, 16(2), 79-84.
Nofita, A., dkk. (2021). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol Bawang Dayak terhadap Salmonella typhi dan Escherichia coli. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 12(1), 45-52.
Putri, R., dkk. (2020). Efektivitas ekstrak etanol Bawang Dayak dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Salmonella typhi. Jurnal Herbal Indonesia, 8(2), 77-85.
Puspawati, A., dkk. (2016). Aktivitas antibakteri minyak atsiri daun dan batang sereh wangi (Cymbopogon citratus) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Kimia dan Kesehatan, 5(3), 23-30.









