PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) PADA KECAMATAN UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG
DOI:
https://doi.org/10.37638/indonesiaraya.4.1.11-16Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, BUMDes, Ujan MasAbstract
BUMDes diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan desa dalam upaya pengembangan usaha, pembangunan desa, dan juga pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi pada kenyataanya BUMDes yang ada di Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang belum secara optimal memberikan kontribusinya. Kegiatan BUMDes hanya menjalankan usaha simpan pinjam dan toko menjual sembako dengan skala kecil. Permaslahan yang dihadapi oleh BUMDes yaitu kurangnya program kegiatan pemberdayaan masyarakat dan tingkat ekonomi masyarakat desa khususnya di Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan pelatihan pada kepala desa, perangkat desa, pengelola BUMDes dan perwakilan anggota masyarakat di Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang sebanyak 40 orang. Hasil dari pengabdian ini tentunya BUMDes sebagai badan usaha yang memanfaatkan dana desa dapat memberikan kontribusi lebih bagi masyarakat dan desa. Adanya komitmen bersama dari seluruh warga desa untuk menjadikan desa mereka memiliki usaha yang dijalankan melalui BUMDes yang modalnya bukan saja berasal dari dana desa juga bisa berasal dari investasi masyarakat desa maupun dari dana pinjaman. BUMDes dapat mengatasi permasalahan-permasalahan BUMDes terkait dengan pembayaran gaji bagi pengelola BUMDes, Optimalisasi pengelolaan potensi wisata, dan BUMDes supaya dapat mengoptimalkan peningkatan pendapatan terutama BUMDes yang bergerak dibidang usaha jual beli sembako.
References
Alkadafi, M. (2014). Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Menuju Asean Economic Community 2015. Jurnal El-Riyasah, 5(1), 32-40.
Budiono, P. (2015). Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Bojonegoro (Studi di Desa Nginginrejo Kecamatan Kalitidu dan Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor). Jurnal Politik Muda, 4(1), 116-125.
Gunawan, K. (2011). Manajemen BUMDes dalam Rangka Menekan Laju Urbanisasi. Widyatech Jurnal Sains dan Teknologi, 10(3), 61-72.
Hardijono, R., Maryunani, Yustika, A.E., & Ananda, C.F., (2014). Economic Independence of The Village Through Institutional Village Enterprises (BUMDES). IOSR Journal of Economics and Finance (IOSR-JEF), 3(2), 21-30.
PKDSP (Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan). (2007). Panduan Pendirian dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Malang: Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.
Ramadana, C.B., Ribawanto, H., & Suwondo. (2013). Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai Penguatan Ekonomi Desa (Studi Di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(6), 1068-1076.
Ridlwan, Z. (2014). Urgensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pembangunan Perekonomian Desa. Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum, 8(3), 424-440.
Sa'dullah. (2016). Pentingnya Media Audio Visual dalam Pengembangan Kawasan Perdesaan Agropolitan. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Available: http://www.kemendesa.go.id/index.php/view/detil/1799/pentingnya-media-audio visual-dalam-pengembangan-kawasan-perdesaan-agropolitan. Accessed 28 Juni 2019.
Sayutri, M. (2011). Pelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak Potensi Ekonomi Desa dalam Upaya pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Donggala. Jurnal ACADEMICA Fisip Untad, 3(2), 717-728
Sidik, F., 2015, Menggali Potensi Lokal Mewujudkan Kemandirian Desa. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 19 No. 2: 115 – 131








