Menggurangi Penggunaan Gadget Pada Anak Dengan Pengenalan Permainan Tradisional

Authors

  • Eska Prima Monique Damarsiwi Fakultas Ekonomi, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu https://orcid.org/0000-0001-7925-8108
  • Nia Indriasari Fakultas Ekonomi, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu
  • Tito Irwanto Fakultas Ekonomi, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu
  • Neri Susanti Fakultas Ekonomi, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.37638/indonesiaraya.2.1.26-31

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19 ini anak melakukan pembelajaran jarak jauh melalui media internet dengan menggunakan zoom ataupun whattsapp, hal ini menyebabkan anak-anak terlalu banyak berinteraksi dengan gadget. Penggunaan gadget hanya memberikan manfaat pada anak sebesar 10%, komunikasi 19%, sebagai sarana pencari informasi  24%, media pembelajaran 30%, sedangkan bermain game 35%. Sehingga dapat di katakan bahwa penggunaan gadet pada anak bisa memberikan sisi positif maupun negatif. Untuk membantu mengurangi pengaruh penggunaan Gadget tersebut Tim melakukan pengenalan permainan Tradisional Provinsi Bengkulu kepada anak-anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Guyup Rukun

References

Fadjar, T., Achmaddin, M., & Rani, M. Z. (1984). Permainan Rakyat Daerah Bengkulu. In Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Vol. 53, Issue 9). Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.

Jona. K, A. M. (2010). The Importance of Play in Early Childhood Development. Family and Human Development, 1–3.

Lubis, B., & Chalik, A. A. (2013). Laporan Penelitian Hibah Bersaing Kolaborasi Media Dalam Upaya Pelestarian Permainan Rakyat Di Bengkulu. 1, 76.

Nn. (2020). Main Bola Bekel. Mbludus : Asah, Asih, Asuh. https://mbludus.com/main-bola-bekel/

Sulyandari, A. K. (2019). Pengaruh Gadget Pada Perkembangan Anak Usia Dini. THUFULI :Jurnal

Published

2021-05-12

Issue

Section

Articles