Edukasi Dan Motivasi : Learn Dan Happy Fun Pada Masa Pandemi Covid-19 Pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Lksa) Guyub Rukun Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.37638/indonesiaraya.2.1.6-10Abstract
Pemberlakuan Learning From Home (LFH) pada masa Pandemi membawa dampak pada semua sektor, begitu juga sektor pendidikan. Penerapan LFH tidak mudah, dikarenakan terbatasnya fasilitas dan pemahaman tentang konsep pembelajaran. Anak-anak pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) juga merasakan hal yang sama dalam penerapan LFH. Oleh karena itu untuk membantu pemberian pemahaman dibutuhkan pendampingan yang dilakukan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi. Adapun manfaat pendampingan yang dilakukan tidak hanya pada pemahaman konsep LFH namun juga memberikan motivasi kepada anak-anak yang sebelumnya enggan untuk mengikuti pembelajaran menjadi lebih antusias dengan konsep Learn and Happy Fun.References
Asmuni, A. (2020). Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan Solusi Pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 7(4), 281. https://doi.org/10.33394/jp.v7i4.2941
Dewi, W. A. F. (2020). Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55–61. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.89
Hasnan Abu Na’im, Irin Susilowati, Romi Mudiyanti, Yuliana Sri Pangesti, M. N., & Universitas Negeri Semarang, I. E. : hasnanabunaim@gmail. co. A. (2020). Pendampingan Bimbingan Belajar di Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode Sosialisasi dan Demonstrasi bagi Anak- anak Dukuh Banaran Trosobo Hasnan. Malaysian Palm Oil Council (MPOC), 21(1), 1–9. http://mpoc.org.my/malaysian-palm-oil-industry/
Herliandry, L. D., Nurhasanah, Suban, M. E., & Heru, K. (2020). Transformasi Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 65–70. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jtp
Kristina, M., Sari, R. N., & Nagara, E. S. (2020). Model Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Provinsi Lampung. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 200. https://doi.org/10.24252/idaarah.v4i2.16945








