Unveiling the Distinctive Traits of Aedes aegypti and Aedes albopictus Mosquito Larvae: A Remarkable Entomological Exploration for dengue fever

Authors

  • Aldiana Astuti Poltekkes kemenkes kupang
  • Rolanda Rolanda Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37638/anjani.v3i2.976

Abstract

ABSTRAK

Pendahuluan: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan ancaman global yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami karakteristik larva kedua jenis nyamuk tersebut melalui pendekatan entomologi, dengan tujuan memahami pola perindukan dan perilaku habitatnya. Metode: Penelitian ini mengadopsi pendekatan eksploratif entomologi dengan teknik pengambilan sampel larva menggunakan metode simple random sampling. Fokus utama penelitian adalah pada identifikasi ciri khas larva Aedes aegypti dan Aedes albopictus serta distribusi perindukannya di area penelitian. Hasil: Hasil penelitian mengungkapkan ciri khas larva Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang mencolok, dengan perbedaan dalam pola perindukan dan prevalensi di berbagai lingkungan. Larva Aedes aegypti cenderung mendominasi di ruangan, sementara larva Aedes albopictus lebih sering ditemukan di luar ruangan. Temuan ini memberikan wawasan mendalam mengenai adaptasi kedua jenis nyamuk terhadap lingkungan sekitarnya. Kesimpulan: Eksplorasi entomologi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai ciri khas larva Aedes aegypti dan Aedes albopictus, serta distribusi perindukannya di lingkungan sekitar. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan strategi pengendalian vektor yang lebih efektif dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue. Hasil ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi intervensi yang tepat dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko penularan DBD.

 ABSTRACT

Introduction: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a global threat caused by viruses transmitted through the bites of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. This research aims to delve into the characteristics of larvae of both mosquito species through an entomological approach, with the goal of understanding their breeding patterns and habitat behavior. Methodology: The study adopts an exploratory entomological approach with larval sampling using the simple random sampling method. The primary focus of the research is on identifying the distinctive features of Aedes aegypti and Aedes albopictus larvae, as well as their distribution of breeding sites within the study area. Results: The research reveals striking characteristics of Aedes aegypti and Aedes albopictus larvae, showing differences in breeding patterns and prevalence across various environments. Aedes aegypti larvae tend to dominate indoor locations, while Aedes albopictus larvae are more commonly found in outdoor settings. These findings provide profound insights into the adaptation of both mosquito species to their surrounding environments. Conclusion: This entomological exploration offers a deeper understanding of the distinctive characteristics of Aedes aegypti and Aedes albopictus larvae, along with the distribution of their breeding sites in the surrounding environment. The research provides a foundation for the development of more effective vector control strategies in the effort to prevent Dengue Hemorrhagic Fever. These results are expected to serve as a basis for appropriate and sustainable interventions to reduce the risk of Dengue transmission.

References

Razma EN, Purwanda R, Agustina E. Sebaran Nyamuk Aedes di Kampus UIN AR-RANIRY Banda Aceh PadaMasa Pandemi Covid-19. Jurnal AR-RANIRY. 2020; 8:17-21. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/download/9422/5316

Pahlevi BFM, Kesetyaningsih TW. Proporsi Larva Aedes aegypti dan Aedes albopictus, Hubungannya dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Daerah Endemik Suburban Kabupaten Sleman Yogyakarta. Balaba. 2019; 15: 163–170. https://www.researchgate.net/publication/338040432_Proporsi_Larva_Aedes_aegypti_dan_Aedes_albopictus_Hubungannya_dengan_Kejadian_Demam_Berdarah_Dengue_di_Daerah_Endemik_Suburban_Kabupaten_Sleman_Yogyakarta/amp

Lestari A, Farhan A, Sulistiyono L. Identifikasi Jentik Nyamuk Aedes aegypti pada kamar mandi di Dusun Plosogerang Jombang. Jurnal Insan Cendekia. 2019;6:54–59. https://digilib.itskesicme.ac.id/ojs/index.php/jic/article/view/537/428

Widi S. Ada 73.518 Kasus Demam Berdarah Dengue di Indonesia pada 2021. https://dataindonesia.id/ragam/detail/ada-73518-kasus-demam-berdarah-dengue-di-indonesia-pada-2021 (7 Oktober 2022).

Ama K. Jumlah Penderita DBD di NTT Bertambah Jadi 4.518 Orang, 48 Meninggal.Kompas.2022 https://www.kompas.id/baca/nusantara/2022/02/09/demam-berdarah-dengue-meningkat-di-11-kabupatenkota-di-ntt (7 Oktober 2022).

Wirantika WR, Susilowati, Y. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Siswa dengan Persebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sekolah, Jurnal Health Sains, 2020; 1: 427–431. https://doi.org/https://doi.org/10.46799/jhs.v1i6.62

Nadifah F, dkk. Identifikasi Larva Nyamuk Pada Tempat Penampungan Air di Padukuhan Dero Condong Catur Kabupaten Slemen, Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. 2016; 10:172-178 https://core.ac.uk/download/pdf/296442234.pdf

Hardiyanti S, Aulya MS, Apriyanto. Identifikasi Larva Nyamuk Sebagai Vektor Penyakit di tempat Penampungan Air Rumah Sakit Umum Daerah Abunawas Kota Kendari. Jurnal Analis Kesehatan kendari (JAKK). 2022; 5: 14-15. https://doi.org/10.46356/jakk.v5i1.216

Soedarto. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran Hand Book Of Medical Parasitology, 2nd ed, Sagung Seto, Jakarta; 2016

Pramadani AT, Hadi UK, Satrija, F. Habitat Aedes aegypti dan Aedes albopictus Sebagai Vektor Potensial Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Ranomeeto Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, Aspirator; 2020 12: 123-136 https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1994582

Ustiawaty J, dkk. Identifikasi Jenis Larva Nyamuk Sebagai Vektor Penyakit dan Karakteristik Habitatnya di Desa Penimbung Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat. Media of Medical Laboratory Science; 2022: 23-30.

Hasugian R. Waspada NTT Alami 6 Kematian dari 435 Kasus DBD Selama Januari 2023, Katong NTT; 2023. https://katongntt.com/dbd-kematian-ntt/ (16 Mei 2023)

Downloads

Additional Files

Published

2023-12-31

Issue

Section

Articles