Skrining Fitokimia Metabolid Sekunder Ektrak Etil Asetat Kulit Buah Durian (durio zibethinus murr) Diambil Dari Kabupaten Bengkulu Tengah

Authors

  • Riana Versita University of Bengkulu
  • Muhammad Ekuansah Prodi D3 Farmasi FMIPA Universitas Bengkulu
  • Oktoviani Oktoviani Prodi D3 Farmasi FMIPA Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.37638/anjani.v3i2.696

Abstract

Pendahuluan: Durian (Durio zibenthinus Murr) merupakan salah satu sumber daya genetik (SDG) tanaman lokal Provinsi Bengkulu yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tanaman durian adalah tumbuhan tropis Asia Tenggara yang hanya dimanfaatkan buah dan batang pohonya saja sedangkan kulit buah durian hanya sebagai limbah” Metode: Penelitian ini menggunakan pemeriksaan di laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terdapat pada kulit buah Durian (Durio zibenthinus Murr) dalam proses skrining fitokimia menggunakan pelarut etil asetat “Hasil dan Pembahasan: Hasil ekstrak etil asetat kulit buah Durian (Durio zibenthinus Murr) mengandung senyawa alkaloid ditandai dengan berubahnya warna pada sampel setelah ditetesi dengan reagen dragendroff, mayer dan wagner. Selain itu ekstrak etil asetat kulit Durian (Durio zibenthinus Murr)  juga mengandung senyawa triterpenoid, flavonoid dan tanin yang dapat dimanfaatkan didalam pengobatan herbal seperti antikanker.” Namun tidak mengandung senyawa steroid, saponin karena pada saat penelitian tidak terjadi perubahan warna seperti warna cincin biru kehijauan untuk steroid melainkan berwarna hijau kebiruan yang dapat diketahui bahwasanya mengandung senyawa steroid. “Kesimpulan: dari penelitian ini adalah komponen yang terkandung dalam kulit Durian (Durio zibenthinus Murr)  diekstrak dengan pelarut etil asetat yaitu alkaloid, flavonoid, triterpenoid dan tanin.

 

ABSTRACT

Introduction: Durian (Durio zibenthinus Murr) is one of the genetic resources (SDGs) of the local plant of Bengkulu Province which has quite high economic value. The durian plant is a tropical plant in Southeast Asia. Methods: This study used laboratory tests to determine the secondary metabolites present in the rind of Durian (Durio zibenthinus Murr) during the phytochemical screening process using ethyl acetate solvent. Result and Discussion: Alkaloid compounds are characterized by changes in color in the sample after being dripped with Dragendroff, Mayer and Wagner reagents. In addition, the ethyl acetate extract of Durian peel (Durio zibenthinus Murr) also contains triterpenoid compounds, flavonoids and tannins which can be used in herbal medicine. However, it does not contain steroid compounds, saponins because at the time of the study there was no color change such as the color of the greenish-blue ring for steroids but rather a bluish-green color which can be seen to contain steroid compounds. Conclusion: from this study, the components contained in Durian peel (Durio zibenthinus Murr) were extracted with ethyl acetate solvent, namely alkaloids, flavonoids, triterpenoids and tannins.

Author Biography

Riana Versita, University of Bengkulu

University of Bengkulu

References

Feng, J., Wang, Y., Yi, X., Yang, W., & He, X. Phenolics from durian exert pronounced NOinhibitory and antioxidant activities. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 2016; 64(21), 4273–4279.

Purnomosidhi P; Suparman James M Roshetko Dan Mulawarman. Perbanyakn Dan Budidaya Tanaman Buah-Buahan Dengan Penekanan Pada Durian. Internasional Center For Research In Agroferestry An Winrock International. 2002

Violet Hatta. Manfaat Kulit Durian Selezat Buahnya. Jurnal. UNLAM. 2007

Santi, L.Y. Efektifitas Ekstrak Kulit Durian (Durio Zibethinus Murr seb - agai Pengendali Nyamuk Aedes spp. Skripsi ditujukan pada Fakultas Ke - sehatan Masyarakat, Universitas Su - matera Utara (USU), Medan. 2011

Aprian. Pengaruh Jumlah Ragi Dan Enzim Terhadap Kualitas Bioetanol Dari Limbah Kulit Durian (Durio Zibethinus). Skripsi Program S1 Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. 2017

Nasution, Rabyatul Maulida. “Skrining Fitokimia Dan Uji Toksisitas Ekstrak N-Heksan Daun Pagoda (Clerodendrum Paniculatum L.) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).” Skripsi. 2019

Marliana soerya dewi, suryanti venty, suyono. Skrining Fitokimia dan Analisis Kromatografi Lapis Tipis Komponen Kimia Buah Labu Siam (sechium edule Jacq. Swartz.) dalam Ekstrak Etanol. Yogyakarta: Universitas Teknologi Yogyakarta. 2005.

Lusiantika, L., Widowati, E.W. dan Adihimawati, M. Penentuan Aktivitas Antikanker Fraksi Etil Asetat Daun Bandotan (Ageratum conyzoides linn.) Terhadap Cell Line Kanker Kolon WiDr. ALKIMIA : Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan, 2019 vol. 3, no. 2, p. 33–40.

Meiyanto, E., Hermawan, A. dan Anindyajati. Natural products for cancer-targeted therapy: Citrus flavonoids as potent chemopreventive agents. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 2012. vol. 13, no. 2, p. 427–436.

Sarker, SD., & Nahar, L. Kimia Untuk Mahasiswa Farmasi Bahan Organik, Alam dan Umum, diterjemahkan oleh Rohman, A., 518-521, Yogyakarta, Penerbit Pustaka Pelajar. 2007.

Mentari Ika Ayu, Wirnawati, Maulina. Karakteristik Simplisia dan Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) sebagai Kandidat Obat Karier Gigi " Jurnal ilmial Ibnu Sina, 5 (1), Maret 2020, 1-9

Sangi, M., Runtuwene, M. R. J., Simbala, H. E. I. Dan Makang, V. M. A. Analisis Fitokimia Tumbuhan Obat di Kabupaten Minahasa Utara. Chem. Prog. 2008. Vol. 1, No.1: 47-53.

Downloads

Published

2023-12-31

Issue

Section

Articles