Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Dismenorea Primer

Authors

  • Guardiany Juliana Lubis Prodi Kebidanan Universitas Malahayati
  • Ike Ate Yuviska Prodi DIII Kebidanan Universitas Malahayati
  • Susilawati Susilawati Prodi Profesi Bidan Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.37638/anjani.v2i2.564

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea adalah nyeri sewaktu haid, Prevalensi wanita yang mengalami dismenorea di Indonesia diperkirakan 55%. Prevalensi dismenorea mencapai 59,7%. Dari mereka yang mengeluh nyeri, 12% berat, 37% sedang, dan 49% ringan. di kota Bandar Lampung  dismenorea dialami wanita, yaitu sebesar 64,9%.

Tujuan: Mengetahui Faktor- Faktor yang Berhubungan Dengan Terjadinya Desminorea Primer  pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar Lampung Selatan Tahun 2020.

Metode: Jenis penelitian kuantitatif pendekatan cros sectional. Penelitian telah dilakukan bulan Agustus. populasi 195 sampel sebanyak 132. Pengambilan sampel secara purposive sampling. variabel independen  adalah stres, status gizi, usia menarche dan penyakit menahun. Variabel dependen adalah dismenore. Pengumpulan data dengan kuesioner. Dengan menggunakan analisa univariat dan bivariate (Chi Square).

Hasil: Hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi dismenorea primer  sebanyak  71 (53,8%) pada Remaja,  Stres sebanyak  68 (51,5%), status gizi sebanyak 74 (56,1%) baik, usia menarce ≤ 12 tahun sebanyak 73 (55,3%), Penyakit menahun tidak ada sebanyak 115 (87,1%)  dan Putri di Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar Lampung Selatan Tahun 2020. Ada Hubungan  stres  (p-value = 15,4; OR ), Ada Hubungan  status gizi (p-value = 0,001; OR 3,5 ), usia menarche   (p-value = 0,000; OR 4,3 ) dan hubungan  penyakit menahun  (p-value = 0,005; OR 7,9 ) dengan kejadian dismenorea primer.

Kesimpulan: Terdapat  Hubungan  stress, status gizi, usia menarche   dan penyakit dengan kejadian dismenorea  pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar Lampung Selatan Tahun 2020.

Saran: Remaja putri untuk melakukan olahraga yang rutin minimal 3 kali seminggu seperti lari, jogging, bersepeda, berenang dan olahraga lainnya untuk meningkatkan hormon endorphin

Kata Kunci :

Desminorea, Penyakit menahun, Remaja, Status gizi, Usia menarce

 

Background: Dysmenorrhea is a pain during period, the prevalence of women who get dysmenorrhea in Indonesia about 55%. The prevalence of dysmenorrhea reaches 59.7%. Of those who complain the pain, 12% severe, 37% medium, and 49% mild. In the city of Bandar Lampung, women experience dysmenorrhea, which is 64.9%.

Pourpuse: The aim is to know the factors associated with the occurrence of primary dysmenorrhea female adolescents at Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar, South Lampung in 2020.

Metods:  Quantitative research with cross sectional approach The research was conducted in August. population 195 samples of 132. Sampling was purposive sampling. While the objects in this study were dysmenorrhea, stress, nutritional status, age of menarche and chronic disease. Data collection by questionnaire. By using univariate and bivariate analysis (Chi Square).

Result: The results showed that the frequency distribution of dysmenorrhea was 71 (53.8%) in adolescents, stress was 68 (51.5%), nutritional status was 74 (56.1%) good, age of menarce ≤ 12 years was 73 (55.3 %), There are no chronic diseases as many as 115 (87.1%) and girls at Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar, South Lampung in 2020. There is a relationship with stress (p-value = 15.4; OR), there is a relationship between nutritional status ( p-value = 0.001; OR 3.5), age of menarche (p-value = 0.000; OR 4.3) and the relationship of chronic disease (p-value = 0.005; OR 7.9) with the incidence of dysmenorrhea primary.

Conclusion: There is a relationship with stress (p-value = 15.4; OR), there is a relationship between nutritional status ( p-value = 0.001; OR 3.5), age of menarche (p-value = 0.000; OR 4.3) and the relationship of chronic disease (p-value = 0.005; OR 7.9) with the incidence of dysmenorrhea primary in young women in Madrasah Aliyah Darul Ma'arif Natar Lampung Selatan in 2020.

Suggestion: It is recommended that young women do routine sports at least 3 times a week such as running, jogging, cycling, swimming and other sports to increase endorphin hormones

Keywords :

Adolescence,Age of menarce Dysmenorrhea, Chronic disease, Nutritional status

References

Anurogo, 2011. Cara mengatasi nyeri haid . Yogyakarta : ANDI

Arisman,2012.Gizi Dalam Daur Kehidupan.Jakarta : EGC

Arikunto, S. 2013. Manajemen Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta

Adriani, 2016. Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta: Salemba Medika.

Daftary., Patky. 2008. Dasar-dasar Obstetri & Ginekologi. Jakarta: Hipokrates.

Danielle. 2011. Women’s Health In GeneralPractice. Australia: Churchill Livingstone

Icesma dan Margareth. (2013) Kehamilan, persalinan. dan nifas. Yogyakarta: Nuha Medika.

Kemenkes RI.2014. INFODATIN: Status Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Mardhiyah, U., Rosidi, A., Purwanti, I.A. 2015. Pola Dysmenorrhea Primer pada Remaja di Man 1 Semarang.

Novia, I., Puspitasari, N.2018. Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Primer.Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2014). Profil Kesehatan Lampung 2014. Lampung

Proverawati, A Dan Misaroh, S. 2009. Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna.Yogyakarta

Pundati, T. & Hariyadi, B., 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswa Semester VII Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto: Universitas Jendral Soedirman

Septiyanti. Murwanti. Syantriana, M. 2013. Hubungan Tingkat Stress dan Keaktifan Olahraga dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi Prodi S1 Keperawatan Stikes Dehasen Bengkulu. KTI. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen: Bengkulu

Sofia, Muda dan Jemadi. 2013. Faktor – faktor yang berhubungan dengan dismenore 9 Pada siswi smk negeri 10 medan. Jurnal USU

Susilawati, S., & Yuviska, I. A. (2016). GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA RATA AGUNG KECAMATAN LEMONG KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2014. Jurnal Kebidanan Malahayati, 2(1).

Sibagairang, Ellya. (2016). Kesehatan Reproduksi Wanita Edisi Revisi. Jakarta: CV. Trans Info Medika

Susanto N, Nasrudin dan Abdullah N. 2008. Analisa Kasus Dismenore Pada Remaja Putri Di Kotamadya Makassar. Diakses pada tanggal 23 November 2018. Skripsi

Wiknjosastro H . 2016. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Yustiana. 2011. Hubungan Status Gizi Dengan Keluhan Nyeri (Dismenore) Saat Menstruasi Pertama (Menarche) Pada Siswa SLTP Di Surakarta. Universitas Sebelas Maret: Artikel Digital Library.

Yuviska, I. A., & Wulandari, S. D. (2017). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016. Jurnal Kebidanan Malahayati, 3(2)

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles