Disorders Of The Development Of Children's Talking Ability During The Covid-19 Pandemic : A Review
DOI:
https://doi.org/10.37638/anjani.v2i1.510Abstract
Pendahuluan : Masa pandemi covid – 19 terjadi perubahan pola kehidupan masyarakat dalam segala bidang kehidupan, mulai ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pola asuh orangtua terhadap anak-anak mereka. Hal ini diikuti Era new normal, yaitu era awal dari kebiasaan baru yang harus diikuti semua cakrawala kehidupan di Indonesia, termasuk anak-anak. Di mana salah satu kepatuhan yang harus ditaati adalah proses social distancing yang tentunya menimbulkan banyaknya ketidak-nyaman salah satunya dalam interaksi dan komunikasi. Terutama dalam interaksi dan komunikasi antara anak dan teman sebayanya yang berdampak pada perkembangan bahasa anak yang menjadi ter-hambat dikarenakan kurangnya interaksi dengan teman sebayanya. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi gangguan kemampuan berbahasa anak yang terjadi di masa pandemi covid-19. Metode : metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literatur Review. Base data yang digunakan dalam pencarian sumber adalah Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil dan pembahsan : Diperoleh 10 sumber artikel yang membahas keterlambatan bicara dan gangguan bicara pada anak. Kesimpulan : Perkembangan kemampuan berbicara anaak sangat bergantung kepada peran para orangtua dalam memberikan pendampingan yang sesuai dengan keadaan anak di masa new normal dengan memantau perkembangan berbahasa anak mereka.
ABSTRACT
Introduction: During the COVID-19 pandemic, there was a change in the pattern of people's lives in all areas of life, starting from the economy, education, health and parenting patterns for their children. This is followed by the new normal era, namely the initial era of new habits that must be followed by all horizons of life in Indonesia, including children. Where one of the compliances that must be adhered to is the social distancing process which of course causes a lot of discomfort, one of which is in interaction and communication. Especially in the interaction and communication between children and their peers which has an impact on children's language development which is hampered due to the lack of interaction with their peers. The purpose of the study was to identify children's language skills disorders that occurred during the COVID-19 pandemic. Method: the method used in this paper is a literature review study. The databases used in the source search are Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. Results and discussion: Obtained 10 sources of articles that discuss speech delays and speech disorders in children. Conclusion: The development of children's speaking skills is very dependent on the role of parents in providing appropriate assistance to children in the new normal period by monitoring their child's language development.
References
PP Republik Indonesia, “PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2O2O TENTANG PSBB,” 2020. doi: 10.4324/9780367802820.
Y. Tifani, B. Lian, and S. I. Sinaga, “Pola Asuh Orangtua Bagi Anak yang Mengalami Gangguan Berbicara di Desa Kota Tanah Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten Oku Timur,” J. PG-PAUD Trunojoyo J. Pendidik. dan Pembelajaran Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, pp. 52–61, 2020, doi: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v7i2.8240.
S. P. Ramadhani and A. Supena, “Persepsi Orangtua dan Guru terhadap Pembelajaran Masa Pandemi COVID-19 terhadap Anak Speech Disorder Usia 8 Tahun di Madrasah Ibtidayah,” J. Basicedu, vol. 4, no. 4, pp. 1267–1273, 2020, doi: 10.31004/basicedu.v4i4.548.
N. Hasanah and S. Sugito, “Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, p. 913, 2020, doi: 10.31004/obsesi.v4i2.456.
S. N. Hayati and N. Na’imah, “Analisis Kompetensi Berbicara Anak Usia Dini pada Masa New Normal,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 4, pp. 3203–3217, 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i4.2107.
N. Baiti, “Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Di Masa Covid-19,” Kaji. Pendidik. Dasar dan Anak Usia Dini, vol. III, pp. 113–127, 2020.
N. Cahyati and R. Kusumah, “Peran Orang Tua Dalam Menerapkan Pembelajaran Di Rumah Saat Pandemi Covid 19,” J. Golden Age, vol. 4, no. 01, pp. 4–6, 2020, doi: 10.29408/jga.v4i01.2203.
I. Mutaqin and M. R. Pratiwi, “Pengalaman Orang Tua Dalam Proses Pendampingan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi,” J. Komun. Korporasi dan Media, vol. 2, no. 1, pp. 1–19, 2021, doi: 10.30872/jasima.v2i1.25.
Masitoh, “GANGGUAN BAHASA DALAM PERKEMBANGAN BICARA ANAK,” J. Elsa, vol. 17, no. 1, pp. 40–54, 2019.
D. Nurmalisa, A. Pramitasari, A. Setyarum, and H. R. Aulia, “Pendampingan Orangtua Balita Fase Pemerolehan Bahasa di Posyandu Mawar 6 Kelurahan Noyontaansari Kota Pekalongan Guna Mendukung Kota Layak Anak,” J. Abdi Masy. Indones., vol. 2, no. 2, pp. 441–448, 2022, doi: 10.54082/jamsi.259.
I. Damayanti, “Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Melalui Metode Bercerita,” vol. 1, no. 1, pp. 6–10, 2021.
W. Yulianingsih, S. Suhanadji, R. Nugroho, and M. Mustakim, “Keterlibatan Orangtua dalam Pendampingan Belajar Anak selama Masa Pandemi Covid-19,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 5, no. 2, pp. 1138–1150, 2020, doi: 10.31004/obsesi.v5i2.740.






