Pemberian Fe Dan Madu Dengan Peningkatan Hb Pada Ibu Hamil TM II
DOI:
https://doi.org/10.37638/anjani.v4i1.1113Abstract
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Madu mengandung zat besi (Fe), yang merupakan mikromineral yang sangat penting di dalam tubuh karena dapat berfungsi sebagai pembentuk sel darah merah. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian Fe dan madu dengan peningkatan HB pada ibu hamil di Puskesmas Terbanggi Subing Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian metode quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretes-post test design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 30 responden, teknik sampling menggunakan purposive samplin, analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-tes.
Hasil : Rerata Hb Ibu Hamil Trimester II Sebelum Diberi Madu dengan Mean 10,367, sesudah Diberi Madu dengan Mean 11,097. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0.000 (<0,05) yang artinya terdapat Pengaruh Pemberian Fe Dan Madu Dengan Peningkatan HB Pada Ibu Hamil TM II. Bagi Bidan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil bagaimana cara meningkatkan HB dengan mengkonsumsi madu
Kesimpulan : P-value = 0.000 (<0,05) yang artinya terdapat Pengaruh Pemberian Fe Dan Madu Dengan Peningkatan HB Pada Ibu Hamil TM II Di Puskesmas Terbanggi Subing Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020
Kata Kunci : Madu, Tabel FE, Hemoglobin Ibu Hamil
OF HB IN THE PREGNANT WOMEN IN AREA DISTRIC INDONESIA IN THE PUSKESMAS TERBANGGI SUBING DISTRICT CENTRAL LAMPUNG YEAR 2020
Bacground : Anemia in pregnant women may increase the risk of premature birth, maternal and child deaths, and infectious diseases. Iron deficiency Anemia can affect the growth and development of the fetus/infant during pregnancy and thereafter. Honey contains iron (FE), which is a very important micromineral in the body because it can serve as the forming of red blood cells. The purpose of research is known to influence the administration of Fe and honey with the increase of HB in pregnant women in the Puskesmas Terbanggi Subing District of central Lampung in 2020.
Methods: This type of quantitative study, the research design of experimental quasi method with one group Pretes-post test design approach. The population and samples in this study were all pregnant mothers of 30 respondents, sampling techniques using purposive samplin, data analysis of univariate and bivariate using T-tests.
Result: Average pregnant mother II Trimester before given honey with Mean 10.367, after given honey with Mean 11.097. Statistical test results obtained the value of P-value = 0.000 (< 0.05) which means the effect of administering and honey with the increase of HB in the pregnant women TM II. For midwives can give information to pregnant women how to increase HB by consuming honey.
Conclusion: P-Value = 0.000<(<0.05) which means that there is an effect of giving iron and honey with an increase in HB TM II pregnant at Puskesmas Terbanggi Subing, Central Lampung Regency in 2020.
Keywords : Honey, FE table, pregnant women's Hemoglobin
References
Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.
Sarwono, Prawirohardjo. (2014). Acuhan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sukarni, Icesmi. (2019). Kehamilan Persalinan Dan Nifas. Yogyakarta: Nuha Media.
Wulandari, A., Scholikah. (2018). Aplikasi Pemberian Madu Terhadap Peningkatan Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri Yang Mengalami Anemia. STIKES Muhammadiyah Kudus.
Yana Yulia (2017). Vitamin C Untuk Ibu Hamil – Manfaat, Sumber Asupan Dan Bahayanya
Arisman. (2010). Gizi dalam Daur Kehidupan: Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: EGC.
Bakta. (2017). Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta: EGC.
Dinas Kesehatan Propinsi Lampung. (2015). Profil Kesehatan Propinsi Lampung 2015. Lampung.
F Renny, YS Arief, NKA Armini (2010). Madu Temulawak Meningkatkan Berat Badan Anak Usia Toddler. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.
Islamiyah, N. (2017). Pengaruh Madu Terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri Kelas X Yang Mengalami Anemia Di SMKN 01 Mempawah Hilir. Fakultas Kedokteran Univesitas Tanjungpura Pontianak.
Kemenkes. (2014). Profil Sehat Indonesia. Jakarta.
Manuaba, IBG. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.
Maulana, 2012. Panduan Lengkap Kehamilan. Kata hati: Yogyakarta.
Muchtar. (2012). Sinopsi Obstetri. EGC: Jakarta.
Notoatmojo,S. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan Rineka Cipta: Jakarta.
Pratiwi, W. (2015). Honey To Prevent Iron Deficiency Anemia In Pregnancy. Lampung University.
Rista, dkk. (2014). Efektifitas Madu Terhadap Peningkatan Hb Pada Tikus Putih. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Ristyaning, P. (2016). Madu sebagai Peningkat Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri yang Mengalami Anemia Defisiensi Besi. Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung.
Rukiyah, Ai, Yeyeh. (2015) Asuhan Kebidanan Patologi Kebidanan 4. Jakarta: Trans Infomedia.
Supariyasa, I D. (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku. Kedokteran EGC.
http://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/vitamin-c-untuk-ibu-hamil.
Yuni, Erlina Natalia.(2015). Kelainan Darah. Yogyakarta: Nuha Medika.






