Hubungan Perilaku Konsumsi Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Klinik Sri Pamela Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu Kecamatan Bilah Hulu
DOI:
https://doi.org/10.37638/anjani.v3i2.1030Abstract
ABSTRAK
Lima penyebab kematian ibu terbesar yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, partus lama atau macet dan abortus. Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, Abortus dan infeksi. Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Hemoglobin ini dibuat didalam sel darah merah, sehingga anemia dapat terjadi baik karena sel darah merah mengandung terlalu sedikit hemoglobin maupun karena jumlah sel darah yang tidak cukup. Anemia dalam kehamilan dapat memberikan prognosis yang buruk terhadap janin, persalinan, dan masa nifas.
Tujuan penelitian untuk Untuk mengetahui apakah ada Hubungan Perilaku Konsumsi Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Klinik Sri Pamela Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu Kecamatan Bilah Hulu.
Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh Ibu Hamil yang datang berkunjung untuk melakukan pemeriksaan Antenatal Care yang datang ke Puskesmas Kuala Bangka pada bulan Pebruari tahun sebanyak 35 orang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner mengenai umur, pengetahuan, pendidikan, paritas dan pemilihan kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan. Data dianalisis dengan uji Chi Square.
Hasil Univariat 35 responden yang mayoritas pengetahuan Cukup sebanyak 15 orang (42,9%), Sebagian besar sikap sebanyak 24 orang (68.6%), sebagian besar tindakan berada pada kategori kurang sebanyak 24 orang (68.6%), sebagian besar kejadian anemia kategori sedang sebanyak 26 orang (74.3%). Hasil Bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan (pvalue=0,018), sikap (pvalue=0,001), dan tindakan pvalue=(0,008), dalam kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Lalang Kecamatan Medan Deras Kabupaten Batubara.
Untuk meningkatkan Promosi Kesehatan dan motivasi kesehatan melalui KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai Keluarga Berencana dan alat-alat kontrasepsi tidak hanya melibatkan sarana di Lembaga Kesehatan tetapi juga seluruh para keluarga. Bagi semua bidan praktek mandiri yang berada di Klinik Sri Pamela Aek Nabara Kabupaten Labuhan Batu Kecamatan Bilah Hulu diharapkan dapat menetukan upaya kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan untuk ibu hamil, memberikan konseling dan penyuluhan yang dilakukan bidan tentang gizi ibu hamil terutama konsumsi tablet zat besi.
ABSTRACT
The five biggest causes of maternal death are bleeding, hypertension in pregnancy, infection, prolonged or obstructed labor and abortion. Maternal mortality in Indonesia is still dominated by three main causes of death, namely bleeding, hypertension in pregnancy, abortion and infection. Anemia is a condition where the amount of hemoglobin in the blood is less than normal. Hemoglobin is made in red blood cells, so anemia can occur either because red blood cells contain too little hemoglobin or because there are not enough blood cells. Anemia in pregnancy can provide a poor prognosis for the fetus, childbirth and the postpartum period.
The aim of the research is to find out whether there is a relationship between iron consumption behavior and the incidence of anemia in pregnant women at the Sri Pamela Aek Nabara Clinic, Labuhan Batu Regency, Bilah Hulu District.
The research design used was descriptive with a cross sectional design. The research sample was all 35 pregnant women who came to visit for an Antenatal Care examination who came to the Kuala Bangka Community Health Center in February. The data collection instrument was a questionnaire regarding age, knowledge, education, parity and the choice of 3-month injectable birth control contraception. Data were analyzed using the Chi Square test.
Univariate results: 35 respondents, the majority of whom had sufficient knowledge, 15 people (42.9%), most of the attitudes were 24 people (68.6%), most of the actions were in the poor category, 24 people (68.6%), most of the cases of anemia were in the moderate category. as many as 26 people (74.3%). Bivariate results show that there is a relationship between knowledge (pvalue=0.018), attitude (pvalue=0.001), and action, pvalue=(0.008), in the incidence of anemia in pregnant women at the Lalang Community Health Center, Medan Deras District, Batubara Regency.
To increase Health Promotion and health motivation through IEC (Communication, Information and Education) regarding Family Planning and contraceptives does not only involve facilities at Health Institutions but also all families. For all independent practicing midwives at the Sri Pamela Aek Nabara Clinic, Labuhan Batu Regency, Bilah Hulu District, it is hoped that they will be able to determine policy efforts to improve the quality of services for pregnant women, providing counseling and counseling by midwives about the nutrition of pregnant women, especially the consumption of iron tablets.
References
Ariyani, rizqi (2016) Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban Kebupaten Sukoharjo”.Skripsi . Program studi ilmu gizi fakultas kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta
Alene,Kefyalew Addis.”Prevalence of anemia and associated factors among pregnant women in an Urban area of Eastern Ethiopia”. Hindawi Publishing Corporation Anemia Vol 2014 article ID 361567,7 pages
Anggraini.R (2017) Hubungan Pengetahuan Dengan sikap ibu hamil dalam pencegahan anemia impact of demographic faktor on their hemoglobin status in Tamil Nadu India”. International Journal of scientific study Vol.3 Issue 12.2016.
Bothamley, Judy dkk ( 2016). Patofisiologi Dalam Kebidanan. Jakarta : EGC
Erlina.y.n. kelainan darah. yogyakarta: nuha medika; 2017
Fuady, Mardhatillah. “ Hubungan pengetahuan ibu hamil tentangt anemia defisiensi besi terhadap kepatuhan mengkonsumis tablet zat besi”. Skripsi. Fakultas kedokteran Universitas Sumatra Utara.2009.
Gibney, Michael dkk.Gizi Kesehatan Masyarakat.Jakarta:EGC. 2008
Hasmi R. &. determinan kesehatan ibu dan anak. jakarta: cv.trans info media; 2014.
Hidayah. hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. 2014;vol.3
Kusmawati, Erna dan Setyowati Rahardjo . “Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas.skripsi. Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat UNSOED. 2008
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2016). Profil Kesehatan RI Tahun 2016. Jakarta
Manuaba, I.B.G, I.A Candranita Manuaba dan I.B.G Fajar Manuaba (2017). Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC
Laily.h.n. 1000 hari emas pertama dari persiapan kehamilan sampai balita. yogyakarta: rapha publising; 2014
Notoatmodjo, S. (2017). Metodologi penelitian Kesehatan. Jakarta: Pt. Rineka Cipta
Notoadmodjo, Soekidjo (2010).Metodologi penelitian kesehatan.Jakarta:Rineka Cipta.
Notoadmodjo, (2012).Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. bandung: rineka cipta.
Norfai (2017) hubungan konsumsi tablet besi (Fe) dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil Salemba Medika
Prawirohardjo,Sarwono (2016).Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Permata.h.i. (2013). hubungan antara konsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di puskesmas alalak tengah.
Purbadewi Lindung. (2013) Hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil”. Skripsi. Program Studi Gizi Fakultas Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang.
Riyanto, B.A.(2013) Kapita Selekta Kuisioner: Pengetahuan dan Sikap. Jakarta: Salemba Medik
Sediaoetama,Achmad Djaeni (2016). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jakarta: Dian Rakyat
Seri, Ani Luh (2016). Buku Saku Anemia Defisiensi Besi.Jakarta : EGC
Sinsin, Iis (2016). Seri.Kesehatan Ibu dan Anak Masa Kehamilan dan Persalinan.Jakarta : PT Elex Media Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan RI Tahun 2016. Jakarta
Sougandis, et al.”Relationship of maternal knowledge of anemia with maternal anemia and child anemia and helath-related behavior targete at anemia among families in Indonesia”. Matern Child Health Journal Vol.16 issue 9.2012
Sulistyawati, Ari (2019). Buku Ajar Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Yogyakarta: Andi
Sugiyono.Statistik Untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta.2010
Tarwoto dan Wasnidar (2016). Buku saku anemia pada ibu hamil konsep dan penatalaksanaan. Jakarta: Trans Info Media
Tarwoto dan Wasnidar (2018). Buku saku anemia pada ibu hamil konsep dan penatalaksanaan. Jakarta: Komputindo
Varney, Helen dkk ( 2017). Buku ajar asuhan kebidanan. Jakarta: EGC
Verrayanti, Reni MD(2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Tablet tambah darah dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil trimester III di Puskesmas Mantrijeron Kota Yogyakarta Tahun 2017.skripsi. Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jurusan Kebidanan Politeknik Kemenkes .Yogyakarta. Tahun 2018.
Willy, Tjin (2018). Gejala Anemia Defisiensi Besi. https://www.alodokter.com/anemia-defisiensi-besi/gejala. diakses tanggal 11 Pebruari 2020.
Yulia.s Y. &. kebidanan teori dan asuhan. jakarta: EGC; 2018






