Hubungan Pemakaian Kontrasepsi Hormonal Jenis Suntik Dengan Kejadian Keputihan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Namutrasi Kec. Sei Bingai Kab. Langkat
DOI:
https://doi.org/10.37638/anjani.v3i2.1008Abstract
Keputihan merupakan efek samping dari kontrasepsi suntik, dan peneliti ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hubungan antara kontrasepsi hormonal suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di Puskesmas Namutrasi Kecamatan Sei Bingai. Kab. Langkat Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian analitik dengan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh akseptor KB suntik sebanyak 42 responden. Jumlah sampel yang digunakan adalah 42 responden dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Teknik analisis data menggunakan chisquare. Akseptor KB hormonal mayoritas memilih suntik 1 bulan yaitu 25 orang (59,5%) dan minoritas akseptor KB hormonal memilih jenis kb suntik 3 bulan yaitu 17 orang (40,5 %).Dari 42 orang akseptor KB hormonal suntik, mayoritas mengalami keputihan yaitu 23 orang (54,8 %) dan yang tidak mengalami keputihan yaitu 19 orang (45,2 %).Berdasarkan hasil chi square diperoleh hasil asil uji Chi-square diketahui nilai p-value = 0,006 < 0,05. Berdasarkan hasil chi square diperoleh hasil asil uji Chi-square diketahui nilai p-value = 0,006 < 0,05 terdapat hubungan yang signifikan antara pemakaian kontrasepsi hormonal jenis suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di Puskesmas Namutrasi Kecamatan Sei Bingai. Kab. Langkat Tahun 2023
ABSTRACT
Vaginal discharge is a side effect of injectable contraception, and researchers want to know more about the relationship between injectable hormonal contraception and the incidence of vaginal discharge in birth control acceptors at the Namutrasi Health Center, Sei Bingai District. Regency. Langkat Year 2023. The type of research used is analytical research with a cross sectional study. The population in the study were all injectable contraceptive acceptors, totaling 42 respondents. The number of samples used was 42 respondents with a total sampling technique. The data analysis technique uses chisquare. The majority of hormonal birth control acceptors chose the 1-month injection, namely 25 people (59.5%) and the minority of hormonal birth control acceptors chose the 3-month injection type, namely 17 people (40.5%). Of the 42 people accepting hormonal birth control injections, the majority experienced vaginal discharge, namely 23 people (54.8%) and those who did not experience vaginal discharge were 19 people (45.2%). Based on the chi square results, the Chi-square test results showed that the p-value = 0.006 < 0.05. Based on the chi square results obtained from the Chi-square test results, it is known that the p-value = 0.006 < 0.05, there is a significant relationship between the use of injectable hormonal contraceptives and the incidence of vaginal discharge in family planning acceptors at the Namutrasi Community Health Center, Sei Bingai District. Regency. Leaving in 2023
References
Handayani, S. 2017. Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana.Yogyakarta : Pustaka Rihama.
Hapsari.R, dkk. 2012. Hubungan Jenis Keluarga Berencana (KB) Suntik dengan Gangguan Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik di Bidan Praktek Swasta (BPS) Suhartini Karanganyar Kebumen ( diunduh 05 Juni 2023).
Hidayat, A.A. 2014. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data.Jakarta : Salemba Medika.
Kementrian Kesehatan RI. 2016. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia2016.file:///E:/DATA%20SKRIPSI/Data%20dan%20Informasi%20Kesehatan%20Profil%20Kesehatan%20Indonesia%202016%20%20%20smaller%20size%2 0-%20web.pdf . (diunduh 05 Juni 2023).
Manuaba, I.A, dkk. 2013. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB Untuk Pendidikan Bidan Edisi 2. Jakarta : EGC.
Maritalia, D. 2014. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui.Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Mulyani, N.S. 2013. Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi. Yogyakarta : Nuha Medika.
Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012file:///E:/DATA%20SKRIPSI/02ProfilKesProv.SumateraUtara2012.pdf (diunduh 15 Juni 2023)
Purbowati, M. dan Basuki, D. 2015.Pengaruh Penggunaan IUD Terhadap Penyakit Keputihan di Puskesmas Kebasan Kabupaten Banyuma. (diunduh 15 Juni 2023).
Sari, H.F. 2015.Hubungan Penggunaan dan Lama Penggunaan Jenis Kontrasepsi Hormonal dengan Kejadian Keputihan Pada Akseptor Keluarga Berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo.
Suratun.et al. 2013. Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : CV. Trans Info Media






