Aplikasi berbagai Konsentrasi POC dan Kompos Abu Janjang Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah Bekas Tambang pada Caisim

Authors

  • Dora Palupi Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Helda Susianti Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Helen Sry Wahyuni Tampubolon Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.37638/sinta.6.2.645-654

Abstract

Lahan bekas tambang merupakan salah satu bentuk lahan terdegradasi yang sering kali mengalami penurunan kualitas tanah yang signifikan akibat kegiatan penambangan. Tanaman caisim (Brassica juncea) memiliki potensi besar untuk tumbuh di tanah terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan kompos abu janjang kelapa sawit terhadap peningkatan kesuburan tanah bekas tambang serta pertumbuhan tanaman caisim (Brassica juncea). Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Program Studi Pertanian Presisi Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima konsentrasi POC, yaitu 0%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, masing-masing diulang tiga kali. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat basah akar, panjang akar, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 20% POC memberikan pengaruh paling optimal terhadap pertumbuhan caisim, dengan nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat basah tanaman, dan panjang akar. Sementara itu, konsentrasi 10% memberikan hasil terbaik pada berat basah akar. Secara keseluruhan, kombinasi POC dan kompos abu janjang kelapa sawit efektif dalam memperbaiki kualitas tanah bekas tambang dan meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim, dengan konsentrasi 20% sebagai perlakuan paling optimal.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles