Aktifitas Nyamuk Pada Lilion Atomaterapi Minyak Atsisri Kulit Jeruk Kalamansi ( Citrofortunella microcarpa L)

Authors

  • Betna Dewi Sekolah tinggi kesehatan Al-Fatah Bengkulu
  • Devi Novia Al-Fatah Bengkulu College of Health,Indonesia
  • Rose Intan Perma Diploma III Pharmacy Study Program, University of Bengkulu,Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37638/sinta.6.2.535–542

Abstract

Lilin aromaterapi merupakan salah satu inovasi produk yang tidak hanya berfungsi sebagai pencipta suasana dan relaksasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai agen antinyamuk. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan minyak atsiri dari kulit jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa L), yang diketahui kaya akan senyawa bioaktif seperti    d-limonen dan carvone, sehingga berpotensi menjadi komponen aktif dalam formulasi lilin aromaterapi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan merumuskan empat formulasi lilin aromaterapi yang mengandung minyak atsiri kulit jeruk kalamansi (Citrofortunella microcarpa L) tiap formula mengandung minyak atsiri F0 0%, F110%, F2 12,5%, dan F3  15%, pengujian sediaan meliputi uji organoleptis, uji waktu bakar, uji efektivitas terhadap nyamuk, serta uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lilin aromaterapi dengan minyak atsiri kulit jeruk kalamansi efektif sebagai repelan alami. Dimana Formula F3 dengan konsentrasi 15% merupakan sediaan yang paling optimal,sehingga menghasilkan aktivitas  anti nyamuk  hingga 80% nyamuk,

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles