Analisis Manajemen Keuangan Petani Dalam Menghadapi Fenomena Bun Upas Di Desa Dieng Kulon Kabupaten Banjarnegara

Authors

  • Faisal Ampri Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo, Indonesia
  • M. Trihudiyatmanto Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-5840-7469
  • Bahtiar Efendi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37638/sinta.6.2.661-670

Abstract

Penelitian ini melihat analisis manajemen keuangan petani selama persiapan menghadapi fenomena Bun Upas, saat terjadi fenomena, dan sesudah menghadapi fenomena. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji manajemen keuangan petani dalam menghadapi fenomena Bun Upas di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen keuangan berperan penting bagi ketahanan ekonomi petani Dieng Kulon dalam menghadapi risiko iklim. Dengan mengadaptasi perspektif James C. Van Horne, petani mengelola pendanaan melalui modal pribadi dan pinjaman, berinvestasi pada input pertanian berkualitas serta diversifikasi tanaman, dan mendistribusikan hasil panen untuk konsumsi, tabungan, serta reinvestasi. Strategi ini membuktikan relevansi prinsip manajemen keuangan modern dalam memperkuat ketahanan finansial petani di sektor agraris lokal.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles